Showing posts with label Tokoh Inspirasi. Show all posts
Showing posts with label Tokoh Inspirasi. Show all posts

Friday, January 11, 2013

10 Nasehat Bijak Albert Einstein Tentang Hidup

10 Amazing Life Lessons From Albert Einstein
Nasehat Bijak Albert Einstein , kita hanya akan membahas ringan tentang filosofi hidup singkat Einstein. Tidak ada Fisika, nuklir, atau hal-hal jenius lainnya. Hanya hal kecil tapi sering terlupakan, padahal berpengaruh besar terhadap kehidupan kita. Apa saja nasehat bijak Einstein? Mari kita baca dan resapi nasehat beliau : 

1. Buntuti Terus Rasa Ingin Tahu Anda
"Saya bukan memiliki bakat khusus. Hanya selalu menikmati rasa ingin tahu saja."

Membaca kutipan Einstein di atas membuat kita bertanya-tanya. Seperti apa rasa ingin tahu itu? Saya selalu bertanya-tanya mengapa ada orang sukses, sementara banyak lainnya gagal?

Karena itu banyak-banyaklah menghabiskan banyak waktu membaca banyak bahan. Mencari tahu koneksi berbagai hal terhadap kata 'sukses'. Mengejar jawaban rasa ingin tahu Anda adalah kunci rahasia kesukesan.



2. Tekun itu Tak Ternilai

"Saya bukannya pintar, boleh dikatakan hanya bertahan lebih lama menghadapi masalah."

Bayangkan seekor kura-kura di tengah rimba gunung, sementara dia ingin menuju pantai. Atau, apakah Anda setekun tunas mangga terus-menerus bertumbuh, berkembang sehingga akhirnya berbuah?

Ada ungkapan bagus yang popular di kalangan pegawai pos, 'Selembar prangko menjadi bernilai hanya karena ketika dia menempel pada surat hingga mengantarnya sampai ke tujuan'. Jadilah seperti prangko, selesaikan apa yang sudah Anda mulai.


3. Fokus pada saat ini.
"Seorang pria yang bisa menyetir dengan aman sementara mencium gadis cantik, sebenarnya tidak memberi penghargaan yang layak untuk ciumannya itu."
Einstein kok ngomongin tentang ciuman ya? Ah, itu kan hanya istilah saja, Tapi saya ingin cerita tentang kejadian ketika sesorang menjaga kebun duren di kebun.
Begitu banyak kera seperti menunggu si penjaga lengah dan menyikat durian ranum di atas pohon. Kemudian seorang lainnya berkata, bahwa Anda tak akan bisa menembak dua kera sekaligus.
Pengertian yang bisa disimpulkan atas kata-kata tersebut adalah, 'Seseorang bisa melakukan banyak hal, tapi bukan semua hal sekaligus'.
Belajar untuk 'berada di sini, saat ini', berikan perhatian kepada apa yang sedang Anda kerjakan. Energi terfokus adalah sumber kekuatan. Itulah perbedaan antara kesuksesan dan kegagalan.

4. Imajinasi adalah kekuatan
"Imajinasi adalah segalanya. Imajinasi adalah penarik masa depan. Imajinasi lebih penting daripada pengetahuan."
Ungkapan Einstein ini sangat terkenal. Apakah Anda berimajinasi setiap hari? Imaginasi lebih penting dari pengetahuan!
Imaginasi memainkan satu babak awal dalam pentas hidup masa depan Anda. Lagi, kata Einstein, "Tanda kejeneniusan sesungguhnya bukanlah pengetahuan melainkan imaginasi."
Sekali lagi, apakah Anda sudah melatih otot-otot imaginasi Anda setiap hari? Jangan biarkan otot-otot itu menjadi kurus dan sakit-sakitan.
Hidup tanpa imajinasi seperti mengikuti aliran sungai, pasrah mengikuti apapun kemauan dan ke mana arahnya. Tak memiliki kuasa atas apapun terhadap pilihan ataupun keinginan. Menyedihkan.

5. Buat Kesalahan
"Seseorang yang tidak pernah membuat kesalahan sebenarnya tak pernah mencoba sesuatu yang baru."
Einstein tak pernah takut dengan kesalahan. Tak perlu alergi dengan kesalahan. Catat baik-baik, KESALAHAN bukan KEGAGALAN.
Dua hal tadi berbeda. Kesalahan-kesalahan dapat membantu Anda menjadi lebih baik, lebih cepat, lebih cerdas, jika Anda menggunakannya dengan tepat tentunya.
Carilah sesuatu berbau baru (something new) dari kesalahan Anda. Seperti sudah dibilang sebelumnya, jika ingin sukses, belajar lebih banyak dari kesalahan Anda.


6. Hidup pada saat ini
"Saya tak pernah memikirkan masa depan–itu akan datang sesaat lagi."
Satu-satunya jalan agar hidup Anda baik dimasa depan adalah hidup dengan baik pada saat sekarang. Ah, lagi-lagi nasehat bijak untuk menyikapi waktu dengan tepat oleh pakar fisika quantum Einstein.
Sangat tak mungkin mengubah kemarin karena sudah terjadi. Yang bisa Anda lakukan sekarang adalah mengubah cara pandang Anda saat ini tentang kemarin agar menjadi lebih baik.
Anda juga tidak bisa mengubah besok menjadi lebih baik, kecuali jika Anda melakukan yang terbaik pada saat ini. Masalahnya hanya tentang waktu, dan waktu tidak pernah ke mana-mana kok.

7. Hargai diri Anda
"Berusahalah dengan keras bukan untuk menjadi sukses, tapi untuk menjadi lebih berharga."
Tak perlu lah banting tulang untuk menjadi lebih sukes. Luangkan waktu Anda untuk menaikkan nilai diri Anda.
Jika Anda memang bernilai, sukses akan datang menghampiri Anda. Apakah Einstein bekerja lebih keras untuk sukses? Mungkin dia hanya terus menerus berinvestasi untuk meningkatkan nilai dirinya. Sukses datang sendiri kepadanya.
Kenali bakat dan berkah karunia-Nya kepada Anda. Belajarlah mengasah mereka menjadi lebih tajam, gunakan untuk memberi manfaat sebanyak-banyaknyak kepada orang lain.
Bekerjalah untuk menjadi bernilai, sukses akan mengejar Anda. Apakah berlian harganya sama dengan kerikil? Anda punya jawabannya. Keduanya mengalami tekanan berbeda sehingga membedakan nilainya.

8. Jangan mengharapkan Hasil Berbeda
"Kegilaan: adalah melakukan sesuatu dengan cara sama berulang-ulang dan mengharapkan hasil berbeda."
Nasehat bijak Enstein di atas adalah favorit saya. Anda jangan mengharapkan hasil menjadi lebih baik jika Anda masih bertahan dengan cara yang Anda pakai sekarang.
Dengan ungkapan lain, Anda mimpi mengharapkan otot bisep Anda menjadi lebih 'seksi' jika masih mengangkat barbel ringan terus menerus.
Jika ingin hidup Anda berubah, Anda harus berubah. Mengubah cara pikir, cara pandang dan cara melakukan sesuatu.
Ketika Anda mengubah pikiran Anda, mengubah sudut pandang Anda, mengubah tindakan Anda, hidup Anda akan berubah dengan sendirinya.
Bayangkan hal berikut: Ada seorang gadis manis tepat di depanmu. Bandingkan kedua aksi berikut. Pertama, kamu senyum tulus, reaksi si gadis adalah membalas senyummu. Kedua, kamu melotot padanya, bisa ditebak apa reaksi si gadis?


9. Pengetahuan terasah melalui Pengalaman
"Informasi bukanlah pengetahuan. Satu-satunya sumber pengetahuan adalah pengalaman."
Pengetahuan itu berasal dari pengalaman. Anda bisa mendiskusikan sebuah proyek, tapi diskusi itu hanya akan memberi Anda informasi.
Anda harus melakukan proyek tersebut untuk 'tahu' apakah proyek tersebut berjalan dengan benar atau tidak.
Anda harus melakukannya untuk mengatasi munculnya masalah-masalah ditengah proyek berjalan. Itu membuat Anda memiliki pengalaman baru dan bermanfaat.
Apa pesan Einstein? Carilah pengalaman! Jangan habiskan waktumu nonton sinetron cinta sementara dirimu setengah mati menginginkan pacar, misalnya. Keluar dari duniamu sekarang dan pengalaman tak ternilai menunggumu di luar sana.

10. Pahami Aturan Main, Lalu Bermainlah Lebih Baik
"Anda harus memahami aturan permainan. Kemudian Anda harus bermain lebih baik daripada pemain lain."
Bagi Einstein, dia cukup memahami aturan-aturan dasar Fisika lalu berpikir dan bekerja lebih baik dibanding fisikawan lainnya. Sederhananya, Anda cukup melakukan dua hal saja.
Pertama, yang harus Anda lakukan adalah memahami 'peraturan' bagaimana cara Anda melakukannya.
Kedua, lakukan pekerjaan tersebut lebih baik dibanding orang lain. Jika Anda mampu melakukan dua hal ini dengan baik, sukses pasti masuk ke kantong Anda.

Lipatan Rumit di Otak, Rahasia Kejeniusan Albert Einstein


Einstein memiliki pola lipatan otak yang luar biasa di beberapa bagian, kondisi ini ditengarai yang membantu kejeniusannya.

Albert Einstein tersohor sebagai fisikawan andal pada abad 20 yang terkenal dengan teori relativitas. Sosoknya selalu menarik perhatian karena kejeniusan yang dimiliki. Hal inilah yang mengulik para peneliti untuk mengungkap bagaimana isi otak Einstein sesungguhnya.
Jurnal Brain yang dipublikasian pada Jumat (16/11) lalu mengungkap foto-foto baru otak Einstein. Pria ini memiliki pola lipatan otak yang luar biasa di beberapa bagian, kondisi ini ditengarai yang membantu kejeniusannya.
Lipatan ekstra ini terdapat pada bagian korteks otak besar (cerebral cortex atau grey matter). Di mana di bagian ini merupakan pusat saraf yang mengatur pikiran dan kesadaran manusia. Tim peneliti menemukan bahwa secara keseluruhan otak Einstein memiliki lipatan yang jauh lebih rumit di seluruh korteks otak besar yang erat kaitannya dengan tingkat Intelligence Quotient (IQ) yang tinggi.
Analisa menunjukkan khususnya pada bagian frontal lobes yang mengatur dengan pemikiran abstrak dan perencanaan, memiliki lipatan yang luar biasa rumit. “Ini adalah bagian yang benar-benar canggih dari otak manusia. Dan (Einstein) sangat luar biasa,” kata Dean Falk, antropolog di Florida State University, Amerika Serikat.


otak,penyakit,manusiaIlmuwan percaya bahwa semakin banyak lipatan dapat menciptakan area permukaan yang lebih luas bagi proses mental. Ini memungkinkan terjadinya koneksi yang lebih banyak antara sel-sel otak. Dengan lebih banyak koneksi antar bagian otak yang saling berjauhan, akan mampu membuat suatu arti, lompatan mental, dan memecahkan beberapa masalah kognitif.
Selain itu bagian occipital lobes yang berfungsi melakukan pemrosesan visual juga menunjukkan adanya lipatan tambahan. Lobus parietal kanan dan kiri juga tampak sangat asimetris. “Memang tidak begitu jelas bagaimana bagian-bagian ini berkontribusi terhadap kejeniusan yang dimiliki oleh Einstein. Namun, wilayah otak adalah kunci bagi tugas-tugas spasial dan matematika,” kata Falk.
Pada tahun 1999, Sandra Witelson, dari G. Michael De Groot of Medicine di Universitas McMasters, melakukan studi masa lalu otak Einstein. Ia mengungkapkan bahwa lobus parietalis kanan Einstein memiliki lipat ekstra. Ini dianggap terjadi ketika Einstein masih dalam kandungan.
“Ini bukan hanya masalah lebih besar atau lebih kecil, tetapi bahwa pola yang sebenarnya berbeda. Anatominya adalah unik dibandingkan dengan setiap foto atau gambar dari otak manusia yang pernah direkam,” kata Witselson.
Penelitian akan otak Einstein sebelumnya juga pernah dilakukan ahli patologi, Thomas Harvey, yang sempat mengambil otak Einstein dan menyimpannya. Harvey mengiris tipis bagian jaringan otak tersebut menaruhnya di bawah mikroskop dan juga mengambil 14 buah foto otak dari berbagai sudut. Namun foto-foto tersebut dirahasiakan, karena Harvey ingin menuangkannya dalam buku mengenai Einstein yang akan ia tulis.
Akan tetapi sebelum menyelesaikan bukunya, Harvey meninggal dunia kemudian pihak keluarga menyumbangkan foto tersebut ke National Museum of Health and Medicine di Washington, D.C. Kemudian pada tahun 2011, Falk beserta timnya mulai menganalisa foto-foto tersebut.

Tuesday, December 11, 2012

Angkie Yudistia - Menembus Keterbatasan





Gadis cantik ini begitu semangat bercerita tentang kegiatannya, terutama di bidang sosial. ”Kata mama, saya memang cerewet sejak kecil. Jadi, memang cocok dengan pekerjaan di bidang komunikasi,” kata Angkie.

Meski tunarungu, tak ada hambatan bagi Angkie untuk berkomunikasi dengan siapa saja. Ini karena Angkie kehilangan pendengaran setelah bisa bicara. Saat berusia 10 tahun, pendengaran Angkie secara perlahan berkurang. Dia tak merespons saat dipanggil dan kesulitan mendengar penjelasan guru di sekolah.

”Saya tidak tahu pasti penyebabnya. Apakah dari obat yang saya minum ketika sakit atau ada hal lain yang jadi penyebabnya,” ujar Angkie yang harus menggunakan alat bantu dengar sekaligus membaca gerak bibir untuk memahami pembicaraan lawan bicaranya.

Meski kondisinya berubah, Angkie tak diperlakukan secara berbeda oleh orangtuanya. Setidaknya untuk pilihan sekolah. Angkie menyelesaikan SD hingga SMA di sekolah umum. Pada masa-masa sekolah inilah Angkie mulai merasakan tantangan sebagai anak yang ”berbeda”. Ledekan dari teman-teman bukan hal yang asing baginya. Belum lagi saat kena marah guru karena dia kesulitan mendengar.

Angkie juga selalu berhadapan dengan lingkungan baru karena harus berpindah-pindah kota mengikuti perjalanan dinas ayahnya yang bekerja di Perusahaan Listrik Negara (PLN). Lahir di Medan, Angkie masuk taman kanak-kanak di Ambon. Setelah itu, dia harus menyelesaikan SD di tiga kota, yaitu Ternate, Bengkulu, dan Bogor. Baru setelah itu dia menamatkan SMP dan SMA di Bogor.

Karena merasa kesulitan dalam mengikuti pelajaran di sekolah, Angkie rajin mengikuti les privat. Ayahnya juga banyak membelikan buku sehingga Angkie punya hobi membaca.

Dilema dihadapinya ketika lulus SMA. Dokter memberinya saran untuk tidak melanjutkan kuliah karena stres akan memperparah pendengarannya. Namun, Angkie menolak saran itu. ”Memilih tidak kuliah tetap saja jadi stres,” katanya.

Maka, mendaftarlah Angkie di Jurusan Periklanan London School of Public Relations, Jakarta, dan lulus dengan indeks prestasi kumulatif 3,5. Dengan program akselerasi, Angkie kemudian melanjutkan program master di bidang komunikasi pemasaran.

”Selesai kuliah, saya bertemu dokter yang dulu menyarankan tak melanjutkan sekolah. Dia speechless (terdiam kagum),” kata Angkie.

Bangkit
Menjadi manusia yang dianggap ”berbeda” sejak usia 10 tahun sempat membuat Angkie terguncang. Namun, dia mulai membuka diri ketika kuliah dengan mengikuti pemilihan Abang None Jakarta tahun 2008 dan menjadi finalis untuk wilayah Jakarta Barat. Angkie juga kuliah sambil bekerja.

Perkenalannya dengan dunia kegiatan sosial dimulai ketika bergabung dengan Yayasan Tunarungu Sehjira pada 2009. Tahun lalu, Angkie menjadi salah satu delegasi Indonesia dalam acara Asia-Pacific Development Center of Disability di Bangkok, Thailand.

Ada yang membuat Angkie miris tentang persepsi dan perlakuan orang terhadap warga difabel. Orang-orang dengan kekurangan seperti dirinya dianggap tak memiliki kemampuan apa-apa, termasuk di dunia kerja. Angkie, misalnya, pernah tidak diterima bekerja karena tak bisa menerima telepon.

”Padahal, orang difabel punya hak yang sama dengan yang fisiknya normal. Mereka juga sudah berusaha mencari pekerjaan, tetapi tetap saja dianggap tak mampu apa-apa,” kata Angkie.

Angkie mendengar suara nurani para difabel. Dari kenyataan itulah ia memilih untuk terjun di dunia sosial. ”Bekerja di kantor membuat saya aman karena memiliki penghasilan tetap setiap bulan. Namun, saya merasa belum nyaman. Kenyamanan inilah yang saya dapat dengan terjun di dunia sosial,” tuturnya.

Dengan bantuan seorang teman, Angkie membuat perusahaan yang berorientasi sosial sekaligus bisnis dengan nama Thisable Associate, pelesetan dari kata disable. ”Thisable ingin menunjukkan bahwa orang-orang disable punya kemampuan, bukannya orang yang tidak berguna,” kata Angkie.

Salah satu program yang dibuat Thisable Associate adalah menjual program corporate social responsibility (CSR) yang terkait dengan orang disable pada perusahaan. ”Kami juga akan menyediakan tenaga kerja disable yang kapasitasnya sesuai,” katanya.

Semangat Angkie untuk membantu warga difabel tak hanya karena kesamaan latar belakang. Ada satu momen pada masa kuliah yang lantas membuatnya bisa mencurahkan energi untuk hal-hal positif.

”Satu kali dalam perjalanan di kereta api, saya ngobrol dengan seorang bapak. Seolah bisa memahami apa yang saya rasakan, bapak tersebut memberi saran agar saya jangan membuang energi untuk memikirkan masalah. Saya harus mengeksplorasi sisi positif dari diri saya. Nasihat bapak yang sekarang entah di mana itu ternyata begitu tertanam di benak saya sampai sekarang,” cerita Angkie.

Tuesday, July 31, 2012

DR. Moh. Sholeh dan Buku Terapi Salat Tahajud

Buku karya DR. Mohammad Sholeh ini salah satu yang saya anggap sebagai buku referensi, perlu dibuka lagi untuk memperoleh insipirasi baru, sekalipun tampilannya mungil dan cocok sebagai buku saku. Ketika diterbitkan tahun 2006, segera saja buku ini menjadi booming dan hal itu menarik perhatian istri saya untuk memiliki bukunya (sementara saat itu saya masih lebih suka mengoleksi buku tentang sejarah Islam dan Al-Qur’an). Namun demikian, segera saja istri saya meletakkan buku itu di lemari dan tidak pernah menyentuhnya lagi. Kenapa? Ternyata buku kecil itu jauh lebih berat daripada penampilannya, karena merupakan bentuk populer dari desertasi doktoral sang pengarang.

Sebelum memasuki muatan buku, profil DR. Moh. Sholeh sendiri sudah sangat menarik. Beliau bukan dokter atau psikolog, bahkan menyelesaikan kuliah S-1 di Jurusan Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Malang. Gelar Masternya adalah pendidikan dari IKIP Malang. Gelar doktor beliau diraih di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, yang merupakan barometer pendidikan kedokteran di Indonesia Timur, di bidang imunologi. Tahun 2004, beliau dikukuhkan sebagai guru besar Psikologi Islam. Hingga sekarang beliau adalah dosen di IAIN Sunan Ampel Surabaya.

Siapapun yang pernah mengenyam pendidikan tinggi pasti akan terkagum-kagum dengan kemampuan beliau menempuh pendidikan lintas disiplin ilmu, seperti mengingatkan kita pada kecerdasan kaum intelektual masa renaissance seperti Leonardo Da Vinci. Da Vinci terkenal dengan lukisan Monalisanya, tetapi juga seorang engineer dan inventor, sementara itu ia juga diketahui sebagai filsuf religius. Menurut Abu Sangkan, yang menulis pengantar buku ini, kondisi ini dibentuk oleh penguasaan Prof.DR. Moh. Sholeh pada Al-Qur’an.

Menurut Abu Sangkan dalam pengantarnya dalam buku Terapi Salat tahajud ini, orang seperti Moh. Sholeh inilah yang dirindukan oleh dunia Islam, karena mampu menterjemahkan firman Allah menjadi temuan sains yang menakjubkan. Baginya, figur Moh. Sholeh dianggap telah menemukan nurun ‘ala nurin (cahaya maha cahaya) di dalam kandungan Al-Qur’an. Al-Qur’an bukan lagi sekedar dimuati ayat-ayat maha indah dan menggugah rasa ketika dilantunkan, namun juga sarat dengan sumber pengetahuan yang perlu dikaji dan dikupas.

Al-Qur’an sebenarnya mengharapkan dan meminta kita untuk setidaknya 6 hal:

    Iqra’ (bacalah)
    wa-sma’u (dan simaklah)
    afala tatafakkarun (lalu pikirkanlah)
    afala tubshirun (lalu perhatikanlah)
    afala tandhurun (lalu telitilah)
    afala tatadabbarun (lalu ungkapkanlah)

Prof.DR. Moh. Sholeh telah melakukan semuanya hingga beliau menemukan hubungan antara shalat tahajud dengan kesehatan. Al-Qur’an menyebut orang seperti beliau ini Ulul Albab, yaitu orang yang mengingat Allah sabil berdiri, duduk, atau dalam keadaan ebrbaring lalu memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (Ali Imran 190-191).

Kita tidak pernah mengenal nama besar ilmuwan ini sebelumnya, dan hingga sekarang pun saya yakin banyak yang tidak mengenal benar sosoknya yang rendah hati. Beliau bukan selebritis yang mencoba mencari penghargaan dari sesama manusia, namun berlian yang yang berada di tengah masyarakat dan menjadi mercusuar bagi orang lain. Selain aktif sebagai dosen, beliau juga merupakan terapis psikoneuroimunologi di Surabaya (Masjid Al-Akbar).

Friday, August 5, 2011

Leonardo DiCaprio



PERSONAL

Pemeran Jack Dawson dalam film TITANIC, Leonardo DiCaprio, ini  adalah seorang aktor Amerika Serikat berdarah Italia-Jerman. Ayahnya bernama George berdarah Italia dan Ibunya bernama Irmellin berasal dari Jerman. Diberinya nama Leonardo DiCaprio karena sang ibu amat mengagumi Leonardo Da Vinci dan Leo, panggilan akrabnya, lahir pada bulan November. DiCaprio telah membintangi berbagai film dengan berbagai karakter. Berkat aktingnya yang memikat, DiCaprio selalu mendapat nominasi sebagai aktor terbaik dari Golden Globe Award serta Academy Award. Saat ini DiCaprio sedang menjalani hubungan serius dengan aktris berdarah Israel, Bar Rafaeli. DiCaprio bahkan sedang mempelajari secara serius agama Yahudi dan berniat untuk pindah agama demi sang kekasih. DiCaprio dan Bar Rafaeli merencanakan untuk menikah dalam beberapa waktu kedepan.

KARIR

Bakat akting DiCaprio terasah sejak masih kecil. Saat itu DiCaprio bergabung dengan kelompok teater the Mud People yang sering tampil di Los Angeles. DiCaprio kemudian mulai tampil dalam beberapa film edukasi, iklan, termasuk penampilan singkatnya dalam drama keluarga THE NEW LASSIE. Di tahun 1991, DiCaprio bermain dalam film pertamanya CRITTERS 3.

Ketika berusia 19 tahun, DiCaprio berkesempatan untuk bermain bersama Johnny Depp dalam WHAT’S EATING GILBERT GRAPE. Berkat penampilannya yang memikat dalam film tersebut, untuk pertama kalinya DiCaprio mendapatkan nominasi Oscar untuk kategori Aktor Pendukung Terbaik. Di tahun 1995, DiCaprio tampil dalam 3 film sekaligus, THE QUICK AND THE DEAD, TOTAL ECLIPSE, dan THE BASKETBALL DIARIES.

Di tahun 1996, DiCaprio merankan tokoh Romeo dalam film yang diangkat berdasarkan novel karya William Shakespeare ROMEO + JULIET. Seketika itu juga namanya mencuat dan  disejajarkan dengan aktor populer James Dean. Film DiCaprio lainnya yang meraup kesuksesan yaitu TITANIC, dimana dia berperan sebagai kekasih Kate Winslet,Jack Dawson.TITANIC sendiri berhasil meraih 14 nominasi Oscar, memenangkan 11 diantaranya, termasuk untuk kategori. Best Picture dan Best Director dan menorehkan sejarah sebagai film terlaris sepanjang masa. DiCaprio kemudian tampil dalam beberapa film lainnya seperti CATCH ME IF YOU CAN (2002), dan THE AVIATOR (2004) dimana dalam film tersebut DiCaprio mendapat nominasi Aktor Terbaik dalam piala Oscar serta filmnya yang terbaru INCEPTION (2010).

FILMOGRAFI:

1991: Criters 3

1992: Poison Ivy    

1993: This Boy's Life, What's Eating Gilbert Grape   

1995: The Quick and The Dead, The Basketball Diaries, Total Eclipse   

1996: Romeo + Juliet , Marvin's Room     Hank   

1997: Titanic

1998: The Man in the Iron Mask, Celebrity   

2000: The Beach       

2001: Don's Plum   

2002: Catch Me If You Can   

2003: Gangs of New York   

2004: The Aviator       

2006: Blood Diamond, The Departed

2007: The 11th Hour       

2008: Body of Lies, Revolutionary Road   

2009: Shutter Island   

2010: Inception   

PENGHARGAAN:

1993: Academy Award dan Nominasi Golden Globe dalam film WHAT’S EATING GILBERT GRAPE  

1998: Nominasi  Aktor Terbaik  Golden Globe dan 2 SAG Awards dalam film TITANIC

2002: Nominasi Aktor Terbaik  Golden Globe dalam film THE AVIATOR

2005: Nominasi  Aktor terbaik  Academy Award , 2 SAG Award dan  memenangkan sebuah Golden Globe dalam film CATCH ME IF YOU CAN

2007: Nominasi untuk Aktor Terbaik Academy Award, Golden Globe dan SAG Awards dalam film BLOOD DIAMOND dan THE DEPARTED

Jose Mourinho

José Mário dos Santos Mourinho Félix, lebih dikenal dengan nama José Mourinho, (dibaca: [ʒuˈzɛ moˈɾiɲu] ; lahir di Setubal, Portugal, 26 Januari 1963; umur 48 tahun) adalah seorang pelatih sepak bola asal Portugal. Ia adalah pelatih Real Madrid sejak 31 Mei 2010.

Terakhir dari 2 Juni 2008 hingga 30 Mei 2010 ia melatih klub raksasa Italia, Inter Milan. Di klub itu Mourinho berhasil meraih treble winners. Sebelumnya ia melatih Chelsea (2004-2007), Porto (2002-2004), U.D. Leiria (2001-2002), dan S.L. Benfica (2000-2001). Mourinho dua kali membawa Porto dan Chelsea menjadi juara liga serta mengantarkan gelar Liga Champions dan Piala UEFA bagi Porto. Ia tiga kali dinobatkan sebagai pelatih sepak bola terbaik dunia oleh International Federation of Football History & Statistics (2004, 2005, dan 2010).

Mourinho belajar di universitas di Lisboa dan meraih gelar sarjana dalam bidang ilmu olah raga dengan tesis mengenai metodologi persepak bolaan. Mourinho dengan cepat beralih profesi mulai dari mengajar, melatih tim junior dan menjadi penterjemah untuk Bobby Robson pada Sporting Lisboa, kemudian menjadi asisten pelatih ketika ia mengikuti Robson pindah ke FC Porto dan Barcelona. Di Barcelona, ia menjadi asisten Louis van Gaal, kemudian di tahun 2000 ia kembali ke Lisboa dan menjadi pelatih Benfica.

Mourinho terkenal dengan komentar-komentarnya yang sangat tajam dan kontroversial. Saat tiba di Chelsea pada 2004, ia menyebut dirinya sebagai "sang istimewa" (The Special One). Ditambah dengan penampilannya yang bergaya "bintang film", ia kerap menjadi sasaran di halaman utama berita dan gosip. Profilnya menjadi salah satu penghuni patung lilin di Museum Madame Tussaud di London.

Mou dikenal sebagai pelatih dengan kepribadian yang kuat dan mampu menanamkan mental juara di setiap tim yang ditanganinya. Meski strateginya acapkali dikritik karena memainkan sepak bola negatif, dia adalah jaminan prestasi yang sahih. Tidak jarang dia disebut " pelatih spesialis piala " dengan keberhasilannya merebut empat trofi domestik di empat negara yang berbeda.

Porto

Mourinho mengambil alih kursi kepelatihan Porto pada Januari 2002 dari tangan Octavio Machado. Selama dua setengah tahun di klub itu, dia berhasil membawa pulang enam trofi dan sempat merasakan Treble Winners pada tahun 2003. Dia meninggalkan Os Dragoes pada Juni 2004 untuk kemudian pindah ke Chelsea.

Chelsea

Semasa melatih Chelsea

Pada tahun pertamanya sebagai manajer di Chelsea (2004-2005), Mourinho berhasil menjadikan Chelsea sebagai juara Liga Utama Inggris setelah masa penantian selama 50 tahun. Pada periode berikutnya, 2005-2006, kembali ia mengantar Chelsea menjadi juara Liga Utama Inggris tanpa kesulitan.

Di tahun ketiga, 2006-2007, Chelsea mengalami banyak cobaan karena cedera serius para pemain utamanya, antara lain kiper utama Petr Cech, kiper kedua Carlo Cudicini, kapten John Terry, serta Joe Cole, yang semuanya memerlukan istirahat panjang. Namun demikian, pada perode 2006-2007 ini, Mourinho tetap berhasil mengantar Chelsea meraih gelar ganda sebagai juara Piala Carling dan Piala FA.

Pada 20 September 2007, Mourinho tiba-tiba memutuskan untuk meninggalkan jabatannya sebagai pelatih Chelsea melalui "persetujuan bersama" setelah bertemu dengan para petinggi klub. Dengan hengkangnya Jose dari Chelsea, maka Liga Utama Inggris kehilangan "the special one" (julukan bagi Jose Mourinho) yang terkenal dengan komentar-komentarnya yang selalu menjadi sorotan pers dan para pelatih lainnya.

Inter Milan

Usai sembilan bulan tidak melatih, pada 2 Juni 2008, Mourinho resmi diangkat sebagai pelatih Inter Milan menggantikan Roberto Mancini yang dipecat pada 29 Mei 2008 atau 72 jam sebelum penunjukannya. Oleh Massimo Moratti dia ditarget juara Liga Champions UEFA 2009 yang finalnya akan digelar di stadion Olimpico, Roma, Italia 27 Mei 2009.

Mourinho memilih Giuseppe Baresi, seorang mantan pemain Inter era 80-an sebagai asisten pelatih. Dia juga bekerja dengan Rui Faria (pelatih fisik), Silvino Louro (pelatih kiper) dan André Villas Boas (asisten pelatih teknik). Tiga orang terakhir ini juga merupakan staf-stafnya selama melatih Chelsea dan Porto.

Mourinho melatih Inter Milan

Pada 24 Agustus 2008, Mourinho memenangkan trofi pertamanya bagi Inter di Piala Super Italia usai menundukkan AS Roma 6-5 lewat adu penalti setelah berimbang 2-2 selama 120 menit pertandingan normal plus ekstra time.

Tapi ekspektasi Moratti akan gelar Liga Champions pupus sudah saat Inter kalah agregat 0-2 di babak 16 besar dari Manchester United pada 11 Maret 2009.

Mourinho melewati musim pertamanya dengan Inter Milan di Italia pada musim 2008-09 dengan sukses kala Inter merebut gelar ke-17 Liga Italia Serie-A. Inter meraih gelar usai AC Milan kalah 1-2 dari Udinese. Atas keberhasilan ini, kontraknya diperpanjang hingga 2012.

Musim 2009-10 bisa dibilang era keemasan Inter dibawah Mourinho. Terlebih, 28 April 2010, timnya sukses menyingkirkan juara bertahan FC Barcelona di semifinal Liga Champions dengan agregat 3-2. Otomatis hasil itu membawa Inter melaju ke final dan akan menantang Bayern Munich pada 22 Mei 2010 di Stadion Santiago Bernabéu. Ini merupakan final pertama La Beneamata sejak 38 tahun terakhir. Prestasi itu membuat nama Mourinho kian berkibar dan menjadi minat tim-tim elit Eropa seperti AC Milan dan Real Madrid untuk menjadikan dirinya sebagai pelatih di musim depan. Selain Liga Champions, Internazionale berpeluang merebut gelar Coppa Italia dan Serie A.

Trofi Coppa Italia merupakan prestasi pertama dari tiga trofi yang diincar pada musim 2009-10, Mourinho dan anak buahnya sukses mengalahkan AS Roma pada tanggal 6 Mei 2010 di Stadion Olimpico.

Pada 16 Mei 2010, dia kembali mengantar Inter ke tangga juara Liga Italia sekaligus mencatat scudetto Inter yang ke-18 dan dalam lima musim berturut-turut setelah membekap Siena 1-0 di Artemio Franchi.

Di Stadion Santiago Bernabeu pada tanggal 23 Mei 2010, Inter bersama Mourinho mencetak sejarah baru setelah mengalahkan Bayern 2-0 lewat kaki emas Milito pada laga Final Liga Champions. Inter menjadi tim Italia pertama dalam sejarah yang meraih Treble Winners.

Real Madrid

Kesuksesan bersama Inter Milan membuat Mourinho ingin pergi dan mencari tantangan lain, tepatnya di Spanyol. Setelah Presiden Real Madrid memecat Manuel Pellegrini pada 27 Mei 2010, Florentino Perez resmi mengangkat pelatih kontroversial Jose Mourinho menjadi pelatih tim yang berkandang di Stadion Santiago Bernabeu itu. Pada 31 Mei 2010, Mourinho diperkenalkan sebagai pelatih baru Real Madrid.

21 April 2011, Mourinho memberikan trofi Copa del Rey kepada Real usai mengalahkan Barcelona 1-0 di partai final. Itu merupakan piala ke-18 untuk klub setelah 18 tahun terakhir (terakhir meraih tahun 1993). Piala itu juga gelar pertama Mourinho di Spanyol. Atas keberhasilan itu, Mourinho kini menjadi pelatih pertama yang mampu meraih piala domestik di empat negara berbeda (Portugal, Inggris, Italia, dan Spanyol).

Kehidupan pribadi

Pada tahun 1989, ia menikah dengan Matilde, yang telah dikenalnya sejak masa kanak-kanak. Mereka memiliki dua orang anak: Matilde and José Jr.

Mourinho terikat perjanjian iklan di Eropa dengan Samsung, American Express dan perusahaan-perusahaan lain. Biografi resminya menjadi 'best-seller' di Portugal.

José Mourinho juga berperan dalam banyak kegiatan sosial di dunia, seperti proyek remaja untuk anak-anak Israel dan Palestina dan juga program sejenis di negaranya.  Pada 16 Mei 2007, Mourinho pernah ditahan dengan tuduhan melawan petugas polisi saat petugas polisi akan mengkarantina anjingnya. [3]

Pada 23 Maret 2009 Jose Mourinho meraih gelar Doctor Honoris Causa dari Universitas Teknik di Lisbon, Portugal[4].

Mourinho dirumorkan bercerai dengan istrinya, Matiilde "Tami" Mourinho yang telah memberikannya dua anak, Matilde dan Jose Jr dari bahtera rumah tangga yang sudah didayuh selama 20 tahun. Sejumlah media mewartakan bila mantan pelatih Chelsea itu sering berbelanja di Milan sendirian.

Mourinho dinobatkan sebagai pelatih terbaik dunia oleh FIFA pada 10 Januari 2011 pada Gala Ballon d'Or di Zurich, Swiss[5].

Gelar Klub

Dengan Porto (6):

    Portuguese Liga (2): 2002-03, 2003-04
    SuperCup Cândido de Oliveira (1): 2003
    Piala Portugal (1): 2002-03
    UEFA Cup (1): 2002-03
    UEFA Champions League (1): 2003-04

Dengan Chelsea (6):

    Premier League (2): 2004-05, 2005-06
    FA Cup (1): 2006-07
    English League Cup (2): 2004-05, 2006-07
    Community Shield (1): 2005

Dengan Inter Milan (5):

    Serie A (2): 2008-09, 2009-10
    Coppa Italia (1): 2009-10
    Supercoppa Italiana (1): 2008
    UEFA Champions League (1): 2009-10

Dengan Real Madrid (1)

    Copa del Rey (1) : 2010-11

Penghargaan Individu

    Primeira Liga Manager of the Year (2): 2002–03, 2003–04
    Premier League Manager of the Year (2): 2004–05, 2005–06
    Premier League Manager of the Month (3): November 2004, January 2005, March 2007
    Serie A Manager of the Year (2): 2009, 2010
    Albo Panchina d'Oro Coach of the Year (1): 2010–2011
    UEFA Manager of the Year (2): 2002–03, 2003–04
    UEFA Team of the Year Coach of the Year (4): 2003, 2004, 2005, 2010
    BBC Sports Personality of the Year Coach Award (1): 2005
    La Gazzetta dello Sport Man of the Year (1): 2010
    Onze d'Or Best Coach (1): 2005
    FIFA Ballon d'Or Best Coach (1): 2010
    IFFHS World's Best Club Coach of the Year (3): 2004, 2005, 2010
    World Soccer Magazine World Manager of the Year (3): 2004, 2005, 2010
    International Sports Press Association Best Manager in the World (1): 2010
    CNID Best Portuguese Manager in Foreign Countries (2): 2008–09, 2009–10

Rekor-Rekor

    Dua kali merasakan Treble Winners, bersama Porto (musim 2002-03 ;memenangkan Piala UEFA) dan Inter Milan (musim 2009-10).
    Termasuk jajaran pelatih istimewa dalam sejarah Liga Champions, meraih juara dengan dua klub berbeda, Porto 2004 dan Inter 2010.
    Pelatih pertama yang mampu meraih piala domestik di empat negara yang berbeda (Piala Portugal 2003, Piala FA 2007, Coppa Italia 2010, dan Copa del Rey 2011).
    Terhitung sejak 23 Februari 2002 hingga 2 April 2011, memainkan 150 partai kandang di liga dengan tim-tim asuhannya tanpa tersentuh kekalahan satupun. Rekor sembilan tahun itu dimulai sejak Porto kalah 2-3 dari Beira Mar pada 23 Februari 2002.
    Pada 2011, menjadi pelatih pertama dalam sejarah Liga Champions yang berhasil membawa empat klub berbeda menuju babak semifinal. Dia melakukan itu bersama Porto 2004, Chelsea 2005 dan 2007, Inter 2010, serta Real Madrid 2011.

Ricky Kaka'

Ricardo Izecson dos Santos Leite (lahir di Brasília, 22 April 1982; umur 29 tahun), lebih dikenal dengan nama Kaká, adalah seorang pemain sepak bola asal Brasil yang kini membela klub Real Madrid (bergabung tahun 2009; sebelumnya pada 2003-2009 di A.C. Milan). Kaká umumnya bermain di posisi gelandang serang ataupun penyerang. Ia dikenal mempunyai dribble yang sangat baik serta umpan-umpan yang akurat. Tinggi badannya ialah 186 cm.

Kaká menikah dengan Caroline Celico pada 23 Desember 2005 di sebuah gereja di São Paulo, Brasil

Masa kecil

Kaká dilahirkan di Brasília, Brazil pada tanggal 22 April 1982, ia merupakan anak dari pasangan Simone Cristina dos Santos Leite dan Bosco Izecson Pereira Leite. Kaká mempunyai adik laki-laki, Rodrigo, yang dikenal sebagai Digão, yang mengikuti langkahnya bermain bola di Italia.

Nama panggilannya Kaká, diambil dari bahasa aslinya, Bahasa Portugis, yang diucapkan seperti ejaannya, dengan penekanan pada suku kata kedua yang ditandai dengan aksen. Itu biasa dipakai untuk menyingkat nama "Ricardo" di Brasil, bagaimanapun juga, Kaká mendapatkan nama panggilannya dari adiknya, Rodrigo, yang tidak bisa mengucapkan kata "Ricardo" ketika mereka masih kecil. Rodrigo memanggil kakaknya "Caca" yang kemudian berganti menjadi Kaká. Di Eropa ia dikenal dengan pamnggilan RickyKaka.

Pada bulan September 2000, di usia 18 tahun, Kaká mengalami ancaman pada kariernya dan kemungkinan patah tulang belakang yang menyebabkan lumpuh sebagai akibat dari sebuah kecelakaan kolam renang. Hal yang terburuk tidak terjadi dan Kaká pulih sepenuhnya dari insiden itu. Dia bersyukur kepada Tuhan atas kesembuhannya dan sejak saat itu ia menyumbangkan penghasilannya untuk gerejanya. untuk itulah setiap kali ia mencetak gol tangannya selalu di arakan keatas ,bertanda rasa terimah kasih kepada Tuhan.Begitupun bajunya,di balik baju olahraganya ada baju dengan tulisan seperti I belong to Jesus dan sebagainya.Tulisan itu biasanya ditunjukkan sesudah mencetak gol atau saat akhir pertandingan di stadium.

Karier klub

Kaká dengan AC Milan

Kaká menandatangani kontrak dengan São Paulo pada usia 15 tahun dan memimpin tim juniornya pada kemenangan ‘Copa de Juvenil’. Ia memulai debutnya di São Paulo FC tahun 2001 ketika di berusia 18 tahun. Pada musim pertama, ia mengoleksi 12 gol dalam 27 pertandingan dan 10 gol dalam 22 pertandingan di musim berikut. Pada usia 17 tahun, ketika ia masih dalam tim junior, Sao Paulo berniat menjual Kaká ke tim dari Liga divisi 1 Turki, Gaziantepspor. Transaksi tidak terjadi, karena manajer Gaziantepspor, Nurullah Sağlam, dan dewan pengurus tim itu menolak untuk membayar $1.5m untuk pemuda 17 tahun itu. Setelah bergabung dengan tim senior São Paulo FC, penampilan Kaká menarik perhatian klub-klub Eropa.

Dia bergabung dengan AC Milan(Satu paket dengan adiknya,digao) dengan bayaran US $8.5 m, jumlah yang dianggap sedikit oleh pemilik klub Silvio Berlusconi. Dalam sebulan, ia telah masuk ke dalam tim utama dan sejak saat itu pula ia menjadi starter. Debutnya di Serie A adalah ketika Milan bertandang melawan A.C. Ancona, menang 2-0. Dia menghasilkan 10 gol dalam 30 pertandingan pada musim itu, memenangkan Serie A dan Piala Super Italia.

Kaká adalah bagian inti dari lima orang pemain tengah pada musim 2004-2005, biasa bermain dalam posisi penyerang bayangan di belakang striker Andriy Shevchenko. Dia mengoleksi 7 gol dalam 36 pertandingan liga dan juga memenangkan Piala Super Italia bersama dengan klubnya. Milan meraih posisi kedua setelah Juventus di Serie A dan dalam partai final dengan Liverpool pada adu penalti di Piala/Liga Champions.

Salah satu gol Kaká yang sangat menakjubkan adalah ketika melawan Fenerbahçe SK di pertandingan pertama AC Milan dalam Piala/Liga Champions 2005-06, Rossoneri menang 3-1. Gol itu membuatnya disamakan dengan Diego Maradona, karena Kaká memulai larinya dari tengah lapangan dan melewati tiga ganjalan sebelum memasuki daerah penalti dan menyelesaikannya dengan shot rendah di bawah kiper Fenerbahçe, Volkan Demirel.

Pada 9 April 2006, ia membuat tiga gol pertamanya dalam pertandingan melawan Chievo Verona. Ketiga golnya dihasilkan pada babak pertama. Pada 2006, Real Madrid menunjukkan ketertarikannya menggaet bintang 25 tahun ini, tetapi Milan dan Kaká menolak untuk menjual. Kaká telah menandatangani perpanjangan kontrak dengan Milan hingga 2011.

Pada 1 November 2006, AC Milan lolos babak penyisihan Piala/Liga Champions setelah Kaká membuat tiga gol yang membantu timnya menang 4-1 melawan R.S.C. Anderlecht. Ini adalah tiga gol keduanya di Milan dan tiga gol pertamanya di kompetisi Eropa.

Kemudian pada tanggal 8 Juni 2009, Kaká bergabung dengan Real Madrid dengan kontrak 6 tahun, dengan nilai transfer yang diperkirakan sekitar 65 Juta Poundsterling.
Tim nasional

Kaká di timnas Brasil

Kaká melakukan debut internasionalnya pada bulan Januari 2002 dalam pertandingan melawan Bolivia. Dia adalah bagian dari tim nasional yang menang pada Piala Dunia 2002, tetapi aksinya tidak terlalu terlihat karena hanya bermain 19 menit di babak pertama pertandingan Kosta Rika. Pada tahun 2003, dia menjadi kapten tim dalam turnamen Piala Emas di Amerika Serikat dan Meksiko, memimpin Brasil ke posisi kedua dan membuat gol yang menentukan dalam pertandingan melawan Kolombia. Setelah itu, dia beraksi di Piala Konfederasi 2005, dengan Kaká menciptakan gol dan menang dalam pertandingan final melawan Argentina (dalam perayaan setelah pertandingan, dia dan rekan-rekan setimnya memakai T-shirt dengan tulisan "Jesus Loves You--Yesus mencintaimu" dalam berbagai bahasa.) Dia berhasil mendapat tempat ke-10 dalam voting penghargaan untuk FIFA World Player of the Year 2004. Pada kompetisi tahun 2005, ia naik dua peringkat lebih tinggi. Terakhir, ia membantu Brasil dalam masuk kualifikasi pada Piala Dunia 2006. Kaká semakin matang sebagai pemain dan dianggap sebagai salah satu pesepak bola terbaik dari Brasil. Dia mencatatkan gol pertama Brazil di Piala Dunia 2006 pada pertandingan melawan Kroasia tanggal 13 Juni 2006. Pada 3 September 2006 dia menyumbangkan salah satu gol briliannya untuk tim Brazil setelah melakukan umpan yang membuahkan gol kepada pemain yang baru masuk, Elano Blumer. Kaká mendapat bola dari pantulan sepak pojok Argentina, dan mengambil bola dari ¾ lapangan lalu mencetak gol. Pada 15 November 2006, Kaká dipilih sebagai kapten Brazil dalam pertandingan persahabatan melawan Swiss karena absennya kapten Brasil sebelumnya, Lucio yang disebabkan oleh cedera.
Piala Dunia 2006

Pada pertandingan pertama Brasil di grup F, Kaká mencetak gol di menit ke-99 saat melawan Kroasia. Tendangan kaki kiri dari jarak 25 meter membuat Brazil meraih kemenangan 1-0. Media menganggap Kaká sebagai satu-satunya anggota dari "magic quartet" – Adriano, Kaká, Ronaldo, Robinho and Ronaldinho yang dihasilkan dalam pertandingan itu. Dan juga ketika melawan Ghana dia mencatatkan dirinya dalam sejarah dengan mengumpan kepada Ronaldo, yang akhirnya menghasilkan gol, sehingga Ronaldo memecahkan rekor Gerd Müller, gol terbanyak di Piala Dunia. Kaká ternyata tidak dapat meneruskan kinerjanya ke pertandingan selanjutnya dan Brasil dikalahkan oleh Perancis di perempat final.
Piala Dunia Afrika Selatan 2010

Bermain untuk tim Brazil di grup G, pada pertandingan keduanya melawan Pantai Gading Kaka memberikan kontribusi untuk gol yang dicetak Luis Fabiano. Sayangnya Kaka terpancing emosi oleh permainan keras tim Pantai Gading yang menyebabkanya mendapat kartu merah. Jika tidak, ia berpeluang menjadi Man of The Match yang akhirnya disandang Luis Fabiano.
Kehidupan pribadi dan agama

Kaká dengan Caroline Celico

Kaká menikahi Caroline Celico di Gereja pada 23 Desember 2005, dua tahun setelah kepindahan Kaká dari Sao Paulo ke Milan. Caroline dilahirkan pada 26 Juli 1987, anak dari Rosangela Lyra, direktur Dior di Brazil dan Celso Celico, seorang pengusaha. Dia dan Kaká bertemu pada tahun 2001 ketika ia masih seorang menjadi seorang siswi dan Kaká masih bermain untuk São Paulo Football Club. Pernikahannya dihadiri 600 orang, termasuk rekan-rekan pesepak bola: Cafu, Ronaldo, Adriano, Dida, Júlio Baptista dan juga pelatih nasional Brasil, Carlos Alberto Parreira. Caroline berencana mendapatkan gelar sarjana bisnis dari universitas di Milan.

Kaká adalah seorang penganut Kristen yang taat. Dia dikenal suka memakai Christian gear dari dulu: dia pernah memakai T-shirt dengan tulisan I Belong to Jesus dalam beberapa pertandingan, seperti saat perayaan kemenangan Brasil di Piala Dunia 2002, dan perayaan Scudetto Milan pada Mei 2004. Dia menggunakan sepatu yang ditambah dengan tulisan pada lidah sepatunya. Tiap kali ia mencetak gol dia menunjuk dengan jari-jarinya ke langit sebagai tanda terim kasihnya kepada Tuhan dan mungkin ini yang pertama bagi seorang pesepak bola yang di levelnya: Dia bangga bahwa dia masih virgin ketika dia menikah.

Tidak seperti kebanyakan pemain bola lainnya, minuman yang disukai Kakà hanyalah air putih dimana kebanyakan pesepak bola lainnya lebih suka menenggak minuman-minuman keras sambil berpesta di bar. Walau sempat diremehkan rekan-rekannya, ia tetap konsisten pada pendiriannya sehingga akhirnya ia justru dihormati teman-temannya, keukaanya mendengar musik gospel juga aneh di kalangan pemain yang lain ia sangat mengidolakan penyanyi gospel Brasil, Aline Baros. Kakà suka dengan kepribadiannya yang saleh. Semua rekan-rekannyanya sama sekali tidak mengetahui Aline Baros karena mereka mungkin lebih memilih musik bertipe rock, dan lain-lain. Hal ini pulalah yang dulu membuat hubungan Kakà dan Andriy Shevchenko sangat dekat, Shevchenko juga seorang pribadi religius sehingga Kakà merasa begitu dekat dengannya, namun hubungan itu harus terputus setelah Shevchenko pindah ke Chelsea musim 2006, tetapi Kakà kadang-kadang masih menyempatkan diri menghubungi Shevchenko. Kakà sangat menyukai warna putih yang melambangkan kesucian serta ketulusan. Kakà sangat suka berdoa, bahkan ia sering mengajak rekan-rekannya turut berdoa. Kakà termasuk seorang penggila mobil Ferrari, ia suka dengan modelnya yang sporty dan elegan. Kakà juga mengidolakan aktor Tom Hanks.
Serba-Serbi

    Kaká adalah anggota organisasi "Athletes of Christ".
    Dalam bahasa Italia, bahasa bekas klubnya (AC Milan), padanan kata fonetisnya tertulis sebagai Kakà. Bagaimanapun juga, nama yang tertulis di kaos pemain dieja KAKA'(dengan tanda petik satu, bukan A dengan aksen) baik di klubnya di Milan maupun di tim nasional Brazil dulu. Pada Piala Dunia 2006, bagian punggung kaosnya tertulis KAKÁ. Kaká juga diambil dari bahas Portugis.
    Sejak November 2004, Kaká telah menjadi duta Against Hunger untuk Program World Food PBB. Dia adalah duta yang paling muda pada saat dia ditunjuk.
    Musik favorit Kaká adalah musik gospel.
    Moto hidup Kaká adalah "I belong to Jesus" dan "God is faithful", yang ia jahitkan pada lidah sepatu Adidas Predator Absolutenya.

Prestasi

Pemain terbaik dunia versi FIFA tahun 2006
Klub

    Piala Super Eropa: 2003
    Serie A: 2004
    Piala Super Italia: 2004
    Piala/Liga Champions: 2006-07
    Piala Dunia Antarklub: 2007
    Copa Del Rey: 2010-2011

Internasional

    Piala Dunia: 2002
    Piala Konfederasi: 2005, 2009

Prestasi individu

    Bola de Ouro (Golden Ball; Pemain Terbaik Liga Brazil), 2002
    UEFA Club Football Awards 2004-05, Pemain Tengah Terbaik
    Pencetak gol terbanyak Liga Champions 2006-07 (10 gol)
    Pemain Terbaik Dunia FIFA 2006-07
    Ballon d'Or (2007)
    Pemain terbaik pada Piala Konfederasi FIFA 2009

Achilles

Achilles adalah anak dari Peleus dan Thetis, seorang Nereid. Ketika lahir ia diberi nama Ligyron. Saat bayi, Thetis mencoba membuat anaknya menjadi immortal/abadi. Thetis pun melumuri tubuh anaknya dengan Ambrosia, kemudian membaringkannya di atas api, guna membakar bagian-bagian tubuhnya yang fana, membuatnya kebal akan senjata-senjata biasa. Ketika Peleus melihat istrinya membaringkan Ligyron di atas api, ia berteriak memanggil bantuan, namun terlambat, ia sudah terlanjur menjadi immortal, kecuali di bagian tumitnya. Merasa terganggu akan ulah suaminya, Thetis pun pergi dan kembali ke laut.

Ada juga yang mengatakan bahwa Thetis merendam Achilles di Styx, sebuah sungai di Underworld, dengan memegang bagian kakinya. Namun karena tumitnya terhalang oleh tangan ibunya, maka bagian tumitnya tidak ikut menjadi kebal. Inilah asal mula kenapa tumit disebut juga Achilles.

Achilles tumbuh besar dan dilatih oleh ayahnya, dan Chiron, seorang Centaur. Chiron pula yang merubah namanya dari Ligyron menjadi Achilles. Ia belajar berburu dan berperang kepadanya. Ia begitu mudah belajar, hingga ia bisa menangkap berbagai macam binatang buas.

Ketika pemimpin-pemimpin Yunani berkumpul, untuk berperang di Troya, Thetis tahu dari sebuah ramalan bahwa anaknya akan punya 2 kemungkinan takdir. Takdir yang pertama adalah hidup yang lama dan damai, tapi tanpa ketenaran dan kemuliaan. Atau sebaliknya, ia bisa menjadi salah satu pahlawan Yunani terbesar, namun harus mati muda.

Thetis pun berusaha mencegah anaknya agar tidak pergi ke Troya, dengan menyamarkan Achilles hingga mirip wanita dan menyembunyikannya di Pengadilan Lycomedes, di Pulau Scyrus. Di Scyrus, seorang anak perempuan raja, Deidaemeia, jatuh cinta kepadanya, hingga ia melahirkan seorang anak laki-laki bernama Neoptolemus (Pyrrhus).

Orang-orang Yunani diberitahu oleh seorang peramal bahwa Troya tak akan jatuh tanpa bantuan Achilles. Seorang Kapten Yunani, Odysseus, membuat jebakan, dengan menaruh tombak dan perisai di antara hadiah-hadiah untuk sang putri raja. Kemudian orang-orang Yunani membunyikan terompet seolah-olah mereka akan menyerang. Achilles pun mengambil senjata tersebut, hingga kemudian identitasnya terbongkar. Setelah ditemukan, Achilles pun mau bergabung dengan tentara Yunani.

Di Perang Troya, Achilles dianggap sebagai tentara Yunani yang paling tampan, paling gesit, paling kuat, dan paling berani. Ia memimpin Myrmidon dengan 50 kapal dari Phthia, Alus, Alope, dan Trachis. Achilles mengenakan baju besi immortal milik ayahnya, sebuah kado pernikahan dari para dewa. Ia juga bersenjata tombak dari Chiron, yang terbuat dari sebuah pohon di Gunung Pelion. Peleus juga memberikan 2 kuda immortal (Xanthus dan Batus) kepadanya.

Sebelum sampai di Troya, Achilles telah diperingatkan oleh ibunya untuk tidak membunuh Tenes, anak Apollo yang juga Raja Tenedos. Jika ia membunuhnya, Apollo pasti akan membalas dendam. Namun ketika sampai di Tenedos, Achilles lupa akan peringatan ibunya hingga ia membunuh sang raja. Achilles membunuh banyak sekali pemimpin Troya (termasuk anak-anak Priam) dan sekutu-sekutunya. Yang paling menonjol adalah Cycnus, anak Poseidon di awal-awal perang. Di akhir perang ia membunuh Hector, sang Penthesileia Amazon dan Memnon, pangeran Aethiopia, anak Eos dan Tithonus.

Achilles terlibat perdebatan sengit dengan komandannya, Agamemnon, terkait dengan masalah selir, hingga sang pahlawan muda keluar dari pertarungan. Ketika Agamemnon mengirim Nestor, Odysseus dan Ajax untuk membujuknyakembali berperang, harga diri dan perasaan sakit hati membuatnya tetap berkeras menolak. Namun harga diri pula-lah yang membuatnya kehilangan sahabat tercintanya, Patroclus. Ia pun kembali berperang, membalas dendam untuk sahabatnya dengan membunuh jawara Troya, Hector.

Achilles begitu cepat menemui kematian setelah membunuh Memnon. Ketika ia sedang mengejar Tentara Troya yang mundur ke gerbang kota, Paris menembakkan panah kepada Achilles; Dewa Apollo telah mengarahkannya ke salah satu tumit Achilles. Walau sekarat, Achilles masih mampu membunuh seorang tentara Troya dengan tombaknya. Pertarungan sengit berlangsung di sekitar jasadnya. Ajax, sepupunya, akhirnya berhasil membawa jasadnya pergi ketika Odysseus menahan tentara Troya di teluk.

Ketika pemakaman Achilles, baju besinya diperebutkan oleh 2 rekannya, Ajax dan Odysseus. Keduanya masing-masing mengaku sebagai pejuang yang paling berani setelah Achilles. Baju besi itu pun akhirnya jatuh ke tangan Odysseus, mengakibatkan kematian Ajax. Ketika Odysseus menduduki Helenus, seorang peramal Troya mengatakan bahwa anak Achilles harus ikut berperang di Troya, demi kejatuhan kota tersebut. Odysseus pun membawa Neoptolemus ke Troya dan memberikan baju besi Achilles kepadanya.

Ada beberapa kisah tentang kematian Achilles. Ada yang mengatakan bahwa Achilles jatuh cinta kepada anak Priam, Polyxena. Tentara Troya pun menjanjikannya sebuah pertemuan rahasia dengan wanita tersebut di malam hari. Achilles tertipu hingga akhirnya dibunuh oleh Paris dan Deiphobus.

Odysseus bertemu dengan bayangan Achilles di dalam Underworld, di Odyssey. Namun beberapa kisah dari Apollodous dan Apollonius dari Rhodes mengatakan bahwa Achilles tinggal di White Island (yang juga dikenal dengan Kepulauan yang Diberkahi atau Elysian Fields), dan ia menikah dengan penyihir Medea.

Ahmad Dhani

Ahmad Dhani adalah seniman music terkemuka Indonesia yang berkiprah di dunia music sejak usia belasan tahun. Sebagai seorang musisi, Dhani memiliki skill komplit mulai dari penulis lagu, arranger, vokalis, gitaris, keyboardis dan sekaligus produser. Rumah produksinya yang diberi nama Republik Cinta Management telah melahirkan band-band popular Indonesia seperti The Rock, Dewi-dewi dan TRIAD. Nama ahmad Dhani berkibar bersama kelompok music Dewa 19 yang ia dirikan bersama Erwin Prasetya, Andra Junaidi dan Wawan Juniarso di Surabaya. Band ini berdiri sejak usia mereka duduk di bangku SMP dan tetap eksis hingga sekarang.

Ahmad dhani bernama lengkap Dhani Ahmad Prasetyo lahir 26 Mei 1972 di Surabaya. Kegilaannya dalam dunia music berlangsung sejak ia usia belasan tahun di bangku SMP. Untuk menyalurkan hasrat musiknya, ia sering mengorbankan waktu sekolahnya untuk berkumpul dengan teman-teman bandnya di kompleks kampus Universitas Air Langga Surabaya. Pergulatannya dalam dunia musik mengantarkan Dhani Cs menyabet penghargaan dalam beberapa festival music seperti Festival Jazz Remaja se-Jawa Timur, juara I Festival band SLTA '90 atau juara II Djarum Super Fiesta Musik.

Dewa 19 melejit lewat album perdananya tahun 1992 dengan tajuk Dewa 19 dengan tambahan vocal Ari Lasso. Single Kangen pada alnum tersebut menjadi hits di tangga lagu popular saat itu. Album dewa 19 dirilis di Jakarta karena pada tahun tersebut belum ada studio rekaman yang memadahi di Surabaya. Album Dewa 19 bahkan menjadi album terlaris tahun 1993. Selanjutnya Dewa 19 terus menghasilkan album-album popular seperti Format masa depan (1994) terbaik,terbaik (1995) Pandawa Lima (1997), the best of Dewa 19 (1999), Bintang Lima (2000), Cintailah Cinta (2002), Atas Nama Cinta I & II (2004), Laskar Cinta (2004), Republik Cinta (2006), dan Kerajaan Cinta (2007). Dalam perjalannya, Dewa mengalami pergantian personel, dan hingga kini personel awal yang masih eksis adalah Ahmad Dhani dan Andra.


Selain berikrah bersama Dewa 19, Dhani juga banyak bereksperimen dengan kolaborasi bersama pemusik-pemusik internasional. Bersama personil Hospital The Musical (Australia) Clancy Alexander Tucker, Zachary Haidee-Keene, Michael Bennett ia membentuk grup the rock. Dahani juga membentuk grup music baru TRIAD yang beranggotakan Cameria Happy Pramita (Gitar,Backing Vocal), Ices (Bass) ,Tharaz Bistara (Gitar),Ikmal Tobing (Drummer) dan Wahyu Sudiro (Gitar). TRIAD melounching album perdananya tanggal 19 Feb 2010 dengan single "Makhluk Tuhan Paling Sexy" "Mustapha" milik Grup Queen dan "Selir Hati". Selain membentuk TRIAD, Dhani juga berkolaborasi dengan musisi Jazz asal Australia dan memasukkan lagu-lagu jazz nya dalam album the rock.


Menikah dengan teman SMA nya (Maia Estianty) tahun 1994 dan dikaruniai 3 anak laki-laki (Ahmad Al Gazali, El Jalaluddin Rumi, dan Ahmad Abdul Qodir Jaelani. Tahun 2006, rumah tangga Dhani dan Maia berantakan dan berujung dengan perceraian pada 23 September 2008 melalui keputusan hakim di Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Saat ini Dhani mengakui telah menjadi suami Mulan Jammela dan telah dikaruniai seorang anak.

Khalil Gibran

Kahlil Gibran lahir pada tanggal 6 Januari 1883 di Beshari, Lebanon. Beshari sendiri merupakan daerah yang kerap disinggahi badai, gempa serta petir. Tak heran bila sejak kecil, mata Gibran sudah terbiasa menangkap fenomena-fenomena alam tersebut. Inilah yang nantinya banyak mempengaruhi tulisan-tulisannya tentang alam.

Pada usia 10 tahun, bersama ibu dan kedua adik perempuannya, Gibran pindah ke Boston, Amerika Serikat. Tak heran bila kemudian Gibran kecil mengalami kejutan budaya, seperti yang banyak dialami oleh para imigran lain yang berhamburan datang ke Amerika Serikat pada akhir abad ke-19. Keceriaan Gibran di bangku sekolah umum di Boston, diisi dengan masa akulturasinya maka bahasa dan gayanya dibentuk oleh corak kehidupan Amerika. Namun, proses Amerikanisasi Gibran hanya berlangsung selama tiga tahun karena setelah itu dia kembali ke Bairut, di mana dia belajar di Madrasah Al-Hikmat (School of Wisdom) sejak tahun 1898 sampai 1901.

Selama awal masa remaja, visinya tentang tanah kelahiran dan masa depannya mulai terbentuk. Tirani kerajaan Ottoman, sifat munafik organisasi gereja, dan peran kaum wanita Asia Barat yang sekadar sebagai pengabdi, mengilhami cara pandangnya yang kemudian dituangkan ke dalam karya-karyanya yang berbahasa Arab.

Gibran meninggalkan tanah airnya lagi saat ia berusia 19 tahun, namun ingatannya tak pernah bisa lepas dari Lebanon. Lebanon sudah menjadi inspirasinya. Di Boston dia menulis tentang negerinya itu untuk mengekspresikan dirinya. Ini yang kemudian justru memberinya kebebasan untuk menggabungkan 2 pengalaman budayanya yang berbeda menjadi satu.

Gibran menulis drama pertamanya di Paris dari tahun 1901 hingga 1902. Tatkala itu usianya menginjak 20 tahun. Karya pertamanya, "Spirits Rebellious" ditulis di Boston dan diterbitkan di New York, yang berisi empat cerita kontemporer sebagai sindiran keras yang meyerang orang-orang korup yang dilihatnya. Akibatnya, Gibran menerima hukuman berupa pengucilan dari gereja Maronite. Akan tetapi, sindiran-sindiran Gibran itu tiba-tiba dianggap sebagai harapan dan suara pembebasan bagi kaum tertindas di Asia Barat.

Masa-masa pembentukan diri selama di Paris cerai-berai ketika Gibran menerima kabar dari Konsulat Jendral Turki, bahwa sebuah tragedi telah menghancurkan keluarganya. Adik perempuannya yang paling muda berumur 15 tahun, Sultana, meninggal karena TBC.

Gibran segera kembali ke Boston. Kakaknya, Peter, seorang pelayan toko yang menjadi tumpuan hidup saudara-saudara dan ibunya juga meninggal karena TBC. Ibu yang memuja dan dipujanya, Kamilah, juga telah meninggal dunia karena tumor ganas. Hanya adiknya, Marianna, yang masih tersisa, dan ia dihantui trauma penyakit dan kemiskinan keluarganya. Kematian anggota keluarga yang sangat dicintainya itu terjadi antara bulan Maret dan Juni tahun 1903. Gibran dan adiknya lantas harus menyangga sebuah keluarga yang tidak lengkap ini dan berusaha keras untuk menjaga kelangsungan hidupnya.

Di tahun-tahun awal kehidupan mereka berdua, Marianna membiayai penerbitan karya-karya Gibran dengan biaya yang diperoleh dari hasil menjahit di Miss Teahan's Gowns. Berkat kerja keras adiknya itu, Gibran dapat meneruskan karier keseniman dan kesasteraannya yang masih awal.

Pada tahun 1908 Gibran singgah di Paris lagi. Di sini dia hidup senang karena secara rutin menerima cukup uang dari Mary Haskell, seorang wanita kepala sekolah yang berusia 10 tahun lebih tua namun dikenal memiliki hubungan khusus dengannya sejak masih tinggal di Boston. Dari tahun 1909 sampai 1910, dia belajar di School of Beaux Arts dan Julian Academy. Kembali ke Boston, Gibran mendirikan sebuah studio di West Cedar Street di bagian kota Beacon Hill. Ia juga mengambil alih pembiayaan keluarganya.

Pada tahun 1911 Gibran pindah ke kota New York. Di New York Gibran bekerja di apartemen studionya di 51 West Tenth Street, sebuah bangunan yang sengaja didirikan untuk tempat ia melukis dan menulis.

Sebelum tahun 1912 "Broken Wings" telah diterbitkan dalam Bahasa Arab. Buku ini bercerita tentang cinta Selma Karami kepada seorang muridnya. Namun, Selma terpaksa menjadi tunangan kemenakannya sendiri sebelum akhirnya menikah dengan suami yang merupakan seorang uskup yang oportunis. Karya Gibran ini sering dianggap sebagai otobiografinya.

Pengaruh "Broken Wings" terasa sangat besar di dunia Arab karena di sini untuk pertama kalinya wanita-wanita Arab yang dinomorduakan mempunyai kesempatan untuk berbicara bahwa mereka adalah istri yang memiliki hak untuk memprotes struktur kekuasaan yang diatur dalam perkawinan. Cetakan pertama "Broken Wings" ini dipersembahkan untuk Mary Haskell.

Gibran sangat produktif dan hidupnya mengalami banyak perbedaan pada tahun-tahun berikutnya. Selain menulis dalam bahasa Arab, dia juga terus menyempurnakan penguasaan bahasa Inggrisnya dan mengembangkan kesenimanannya. Ketika terjadi perang besar di Lebanon, Gibran menjadi seorang pengamat dari kalangan nonpemerintah bagi masyarakat Syria yang tinggal di Amerika.

Ketika Gibran dewasa, pandangannya mengenai dunia Timur meredup. Pierre Loti, seorang novelis Perancis, yang sangat terpikat dengan dunia Timur pernah berkata pada Gibran, kalau hal ini sangat mengenaskan! Disadari atau tidak, Gibran memang telah belajar untuk mengagumi kehebatan Barat.

Sebelum tahun 1918, Gibran sudah siap meluncurkan karya pertamanya dalam bahasa Inggris, "The Madman", "His Parables and Poems". Persahabatan yang erat antara Mary tergambar dalam "The Madman". Setelah "The Madman", buku Gibran yang berbahasa Inggris adalah "Twenty Drawing", 1919; "The Forerunne", 1920; dan "Sang Nabi" pada tahun 1923, karya-karya itu adalah suatu cara agar dirinya memahami dunia sebagai orang dewasa dan sebagai seorang siswa sekolah di Lebanon, ditulis dalam bahasa Arab, namun tidak dipublikasikan dan kemudian dikembangkan lagi untuk ditulis ulang dalam bahasa Inggris pada tahun 1918-1922.

Sebelum terbitnya "Sang Nabi", hubungan dekat antara Mary dan Gibran mulai tidak jelas. Mary dilamar Florance Minis, seorang pengusaha kaya dari Georgia. Ia menawarkan pada Mary sebuah kehidupan mewah dan mendesaknya agar melepaskan tanggung jawab pendidikannya. Walau hubungan Mary dan Gibran pada mulanya diwarnai dengan berbagai pertimbangan dan diskusi mengenai kemungkinan pernikahan mereka, namun pada dasarnya prinsip-prinsip Mary selama ini banyak yang berbeda dengan Gibran. Ketidaksabaran mereka dalam membina hubungan dekat dan penolakan mereka terhadap ikatan perkawinan dengan jelas telah merasuk ke dalam hubungan tersebut. Akhirnya Mary menerima Florance Minis.

Pada tahun 1920 Gibran mendirikan sebuah asosiasi penulis Arab yang dinamakan Arrabithah Al Alamia (Ikatan Penulis). Tujuan ikatan ini merombak kesusastraan Arab yang stagnan. Seiring dengan naiknya reputasi Gibran, ia memiliki banyak pengagum. Salah satunya adalah Barbara Young. Ia mengenal Gibran setelah membaca "Sang Nabi". Barbara Young sendiri merupakan pemilik sebuah toko buku yang sebelumnya menjadi guru bahasa Inggris. Selama 8 tahun tinggal di New York, Barbara Young ikut aktif dalam kegiatan studio Gibran.

Gibran menyelesaikan "Sand and Foam" tahun 1926, dan "Jesus the Son of Man" pada tahun 1928. Ia juga membacakan naskah drama tulisannya, "Lazarus" pada tanggal 6 Januari 1929. Setelah itu Gibran menyelesaikan "The Earth Gods" pada tahun 1931. Karyanya yang lain "The Wanderer", yang selama ini ada di tangan Mary, diterbitkan tanpa nama pada tahun 1932, setelah kematiannya. Juga tulisannya yang lain "The Garden of the Propeth".

Pada tanggal 10 April 1931 jam 11.00 malam, Gibran meninggal dunia. Tubuhnya memang telah lama digerogoti sirosis hati dan TBC, tapi selama ini ia menolak untuk dirawat di rumah sakit. Pada pagi hari terakhir itu, dia dibawa ke St. Vincent's Hospital di Greenwich Village.

Hari berikutnya Marianna mengirim telegram ke Mary di Savannah untuk mengabarkan kematian penyair ini. Meskipun harus merawat suaminya yang saat itu juga menderita sakit, Mary tetap menyempatkan diri untuk melayat Gibran.

Jenazah Gibran kemudian dikebumikan tanggal 21 Agustus di Ma Sarkis, sebuah biara Carmelite di mana Gibran pernah melakukan ibadah.

Sepeninggal Gibran, Barbara Younglah yang mengetahui seluk-beluk studio, warisan dan tanah peninggalan Gibran. Juga secarik kertas yang bertuliskan, "Di dalam hatiku masih ada sedikit keinginan untuk membantu dunia Timur, karena ia telah banyak sekali membantuku."

Thursday, August 4, 2011

Ralph Lauren


Nama Ralph Lauren menjadi salah satu selebritis terkaya di dunia versi Forbes 2010. Namanya disejajarkan dengan Steven Spielberg dan Oprah Winfrey. Kesuksesan Ralph ternyata tak lebih dari kehebatannya menjual mimpi.


RALPH LAUREN, pria kelahiran Bronx, 14 Oktober 1939 ini adalah sosok yang sangat optimis. Ini terbukti ketika ia belum menjadi perancang busana ternama dunia. Suatu kali, di saat usianya masih remaja, Ralph pernah miris saat ingin membeli sebuah jacket yang sangat dikagumi. Karena, harga jacket itu sangat mahal.


Meski demikian, ia tetap saja membeli jacket itu dari uang yang ia tabung dari pekerjaan sampingannya di luar sekolah. Mengapa ia membeli jacket itu, sekalipun mahal? Inilah yang menjadi pertanyannya, apa yang membuat jacket itu sedemikian mahalnya? Itulah yang kemudian menjadi motivasi besarnya di kemudian hari. Yang jelas, Ralph yang waktu itu masih berusia 12 tahun, mengaku kelihatan sangat keren dan percaya diri setelah mengenakan jacket itu.

Dari sini, keinginan Ralph untuk menjadi desainer mulai bangkit meskipun sebenarnya impian itu masih sangat jauh dari kenyataan. Namun, mengingat Ralph berasal dari keluarga kelas menengah di Amerika, impian besar itu bisa jadi hanyalah sebuah mimpi yang terlalu muluk-muluk.

Namun, Ralph terus berupaya untuk mewujudkan impiannnya itu dengan bekerja keras. Meski ketertarikannya pada fashion sangat kuat, namun ia memilih untuk kuliah bisnis City College, Manhattan. Malam dia kuliah, sementara siang dia bekerja di Brooks Brothers, sebagai salesman sarung tangan. Sayangnya, dia drop out setelah dua tahun kuliah.

Polo

Setelah tamat dengan cepat, Ralph bekerja di perusahaan clothing A. Rivetz & Co. Ketika bekerja di perusahaan ini, Ralph mulai merancang produknya sendiri, yakni dasi. Dengan pinjaman sebesar 50 ribu USD, Ralph kemudian membuka perusahaan sendiri bernama Polo Fashions, di tahun 1968. Nama Polo sendiri, disepakatinya bersama saudaranya yang juga bekerjasama dengannya untuk merancang produk dan membesarnya brand tersebut.

Polo sukses dan menjadi mesin uang untuk kerajaan bisnis Ralph di kemudian hari. Dia menganggap dirinya sebagai orang yang beruntung dengan kemasan dan persentase yang ia buat dengan Polo. Sebuah pencapaian yang tidak didapatkannya saat kuliah bisnis.

Polo menjadi brand utama di sederetan brand fashion untuk pria pada dekade 1980-an –bahkan sampai kini. Tak mudah bagi Polo untuk mempertahankan imejnya waktu itu, apalagi perancang yang juga memiliki nama besar, Emporio Armani, hadir dengan konsep busana pria dari Italia. Tapi, Ralph tidak kehilangan akal.

“Saya tidak ingin kelihatan seperti Armani hari ini atau besok. Saya akan tetap kelihatan seperti Ralph Lauren. Dan tujuan saya ialah bergerak secara konstan di fashion dengan style yang saya buat. Tanpa menyerah mewujudkan mimpi saya,” ujar pria berdarah Yahudi ini suatu kali seperti dikutip Askmen.

Ralph terus menciptakan inovasi dengan merilis beberapa produknya berupa kemeja dan jas pria yang ia produksi di pabriknya sendiri. Ralph juga cerdas. Ia berhasil menciptakan produk elegan untuk pria-pria eksekutif. Busana pria rancangannya menjadi trend kalangan eksekutif, bukan hanya waktu tapi juga sampai sekarang.

RL for Ralph Lauren

Polo adalah simbol kesuksesan Ralph. Dengan brand yang pada tahun 1972 resmi menggunakan logo Polo, dia memenangkan penghargaan COTY Award, tahun 1970, yakni penghargaan untuk perancang busana pria terbaik. Di tahun yang sama, Polo juga menjadi style busana yang dikenakan pada film karya penulis besar Fitzgerald Gatsby, “The Great Gatsby”.

Sukses dengan Polo, Ralph kemudian melebarkan sayap bisnisnya dengan merancang busana untuk kalangan wanita. Dia memproduksi setelan jas wanita dengan menggunakan style klasik seperti pada desain jas pria. Selain itu, dia juga merancang home furniture dengan brand yang menggunakan namanya sendiri. Tahun 1984, dia mentransformasi Rhinelander Mansion milik fotografer Edgar de Evia dan Robert Denning, menjadi toko yang mengibarkan bendera Polo Ralph Lauren.

Di tahun yang sama, de Evia juga memotret sampul majalah artikel yang memuat cerita House & Garden, di kediaman Ralph di Round Hill, Jamaica. Rumah ini kemudian dijadikan sebagai Babe and Bill Paley, sebagai salah satu wujud dan mimpi Ralph menggabungkan konsep fashion dengan furniture.

Menjual mimpi. Itulah sebenarnya bisnis yang dijalankan Ralph. Beruntung dia pernah belajar bisnis yang kelak menjadikan seorang pebisnis sukses. Dan, lebih beruntung lagi ia memiliki tangan dingin di dunia fashion. Dan, klop! Jadilah Ralph menjadi bisnisman fashion sejati.

Seperti dilansir Forbes, Ralph memiliki aset senilai 4,5 miliar USD. Saat ini ia memiliki butik di Amerika, Eropa dan Asia (Cina) yang memajang etalase mimpinya: Ralph Lauren. Seperti dikutip dari website resminya, Ralphlauren.com, Ralph yang gemar mengoleksi mobil mewah ini, mengatakan apa yang dikerjakan Ralph Lauren sampai kini ‘hanyalah’ membawa mimpi-mimpi ke dunia nyata. “Bringing dreams to life…”

Related Posts Plugin for 
WordPress, Blogger...